Kamis, 26 Agustus 2021

990 M - 1066 Abu Ya'la Muḥammad bin al-Husain bin al-Farra

 

Nama

Nama

Abu Ya'la

Muhammad bin al-Husain bin al-Farra

Kelahiran

380 H/990 M

Agama Islam

Karya

al Mu'tamad Fī Usūl al Dīn

al-Aḥkām al-sulṭāniyya.

Minat utama

Fiqih

Keislaman

Firkah

Sunni

Mazhab Fikih

Hambali

Kewafatan

Tanggal wafat

458 H/1066 M

Abu Ya'la Muḥammad bin al-Husain bin al-Farra (lahir 380 H/ 990 M - wafat 458 H/ 1066) atau lebih dikenal dengan nama al-Qadi Abu Ya'la atau hanya sebagai Ibnul Farra, adalah seorang mujaddid dan ulama besar mujtahid mazhab Hambali dan salah satu ahli hukum Islam yang memainkan peran dinamis dalam merumuskan kerangka hukum yang sistematis dan teori ketatanegaraan tentang sistem pemerintahan Islam pada paruh pertama abad ke-5/ 11 di Baghdad.













1040 – 1119 Abu l-Wafa 'Ali Ibn 'Aqil Ibn Ahmad Al-Baghdadi

Abu l-Wafa' Ali bin Aqil bin Muhammad Al-Baghdadi

Nama dan Gelar

Nama

Abu l-Wafa' Ali bin Aqil bin Muhammad Al-Baghdadi

Nama lainnya

Ibnu Aqil

Kelahirannya

Tanggal lahir

431 H (1039/1040 M)

Tempat lahir

Baghdad

Agama

 Islam

Wilayah aktif & Hijrah

Zaman

Zaman Kejayaan Islam

Dakwah, Ketokohan & Pengaruh

Dipengaruhi  oleh

·      Al-Qadi Abu Ya'la

·      Ahmad bin Hambal

Mempengaruhi

Ibnul Jauzi

Minat utama

SejarahTafsirHadis dan Fiqih

Keislaman

Firkah

Sunni

Mazhab Fikih

Hambali

Kewafatan

Tanggal wafat

513 H (1119/1120 M)

  1. Abu l-Wafa' 'Ali bin 'Aqil bin Muhammad Al-Baghdadi atau Ibnu Aqil (lahir di Baghdad, 431 H/1040 M - meninggal 513 H/1119 M) adalah seorang teolog Islam dari BaghdadIraq
  2. Dia dilatih dalam ajaran mazhab Hambali selama sebelas tahun di bawah ulama seperti Al-Qadi Abu Ya'la.
  3. Meskipun seperti itu, Ibnu Aqil dipaksa bersembunyi oleh Hanabilah karena sering mendatangi lingkaran kelompok yang bertentangan dengan ajaran mazhab Hambali.
  4. Dalam salah satu kenang-kenangannya, dia menyatakan bahwa para sahabat Hanbali ingin dia meninggalkan teman-teman ulama tertentu, dan mengeluh bahwa hal itu menghalangi dia untuk memperoleh ilmu yang berguna.











 

Rabu, 07 Juli 2021

ذُو ٱلْقَرْنَيْن

 

  1. Dzulqarnain (bahasa Arab: ذُو ٱلْقَرْنَيْن‎, , IPA: [ðuː‿l.qar.najn]) adalah seorang tokoh dalam Al-Qur'an. 
  2. Dia juga disebutkan dalam berbagai hikayat dan legenda rakyat. 
  3. Kisah Dzulqarnain biasanya berpusat pada masalah pembangunan dinding yang menghalangi jalan masuk Ya'juj dan Ma'juj dan pengembaraannya ke berbagai belahan dunia.
~

  1. Beberapa penafsir dan sejarawan Muslim telah berusaha mengidentifikasi jati diri Dzulqarnain dengan beberapa tokoh sejarah. 
  2. Pendapat paling masyhur menyebutkan bahwa Dzulqarnain adalah Aleksander Agung, sedangkan beberapa ulama Muslim modern mengidentifikasikannya dengan Koresy Agung. 
  3. Pada umumnya telah disepakati kedudukan Dzulqarnain sebagai raja dan sifatnya yang saleh, tetapi masih terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai status kenabiannya.

1 Ayat

"Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulqarnain. Katakanlah, 'Akan kubacakan kepadamu kisahnya.' Sungguh, Kami telah memberi kedudukan kepadanya di bumi, dan Kami telah memberikan jalan kepadanya (untuk mencapai) segala sesuatu."

— Al-Kahfi (18): 83-84

2 Nama

  1. Dzulqarnain bukanlah nama pribadi, melainkan sebuah julukan. 
  2. Kata Dzulqarnain sendiri sering dimaknai sebagai "pemilik dua tanduk." 
  3. Terdapat beberapa pendapat dari para ulama tafsir mengenai asal-usul atau alasan penggunaan julukan ini.
  • Kedua sisi batok kepalanya berupa tembaga dan membentuk seperti tanduk.
  • Menjadi penguasa Romawi dan Iran.
  • Dibunuh dan dihidupkan kembali. 
      1. Disebutkan bahwa dia menyeru kaumnya untuk menyembah Allah, tapi dia kemudian dipukul tanduknya sampai meninggal. 
      2. Allah menghidupkannya kembali dan dia kembali menyeru kaumnya. 
      3. Kaumnya kembali memukul tanduknya lagi sampai meninggal.
  • Telah melanglang buana ke sisi barat dan timur bumi
  • Kekuasaannya mencapai dua tanduk matahari, yaitu dari timur ke barat
~
  1. "Qarn" juga dapat diartikan sebagai "periode" atau "abad", dan nama Dzulqarnain oleh karena itu memiliki makna simbolis sebagai "Dia dari Dua Zaman".

3 Kisah

3.1 Al-Qur'an

  1. Al-Qur'an menyebut nama Dzulqarnain sebanyak tiga kali.
  2. dan kisahnya disebutkan dalam Surah Al-Kahfi (18): 83-102.
~

  1. Al-Qur'an tidak memberikan penjelasan tersurat mengenai asal-usul Dzulqarnain, waktu dia hidup, atau nama negeri-negeri yang dia kunjungi. 
  2. Secara garis besar, kisahnya dalam Al-Qur'an dibagi menjadi empat bagian:

Awalan

Perjalanan ke barat

Perjalanan ke timur

  1. Qatadah menyebutkan bahwa kaum yang ditemui Dzulqarnain dalam perjalanan ke timur tinggal di tanah yang tidak bisa menumbuhkan sesuatu apapun. Apabila matahari telah terbit, mereka bersembunyi di liang-liang. 
  2. Mereka keluar dan bekerja saat matahari terbenam.

Bertemu kaum yang terancam Ya'juj dan Ma'juj

Dzulqarnain dilukiskan sedang dalam perundingan pembangunan dinding besi Ya’juj dan Ma’juj, (lukisan miniatur abad ke-16 dari Persia.

(92) Kemudian dia menempuh suatu jalan (yang lain lagi). 

(93) Hingga ketika dia sampai di antara dua gunung, didapatinya di belakang (kedua gunung itu) suatu kaum yang hampir tidak memahami pembicaraan. 

(94) Mereka berkata, “Wahai Zulkarnain! Sungguh, Yakjuj dan Makjuj itu (makhluk yang) berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?” 

(95) Dia (Zulkarnain) berkata, “Apa yang telah dianugerahkan Tuhan kepadaku lebih baik (daripada imbalanmu), maka bantulah aku dengan kekuatan, agar aku dapat membuatkan dinding penghalang antara kamu dan mereka. 

(96) Berilah aku potongan-potongan besi!” Hingga ketika (potongan) besi itu telah (terpasang) sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, dia (Zulkarnain) berkata, “Tiuplah (api itu)!” Ketika (besi) itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata, “Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atasnya (besi panas itu).” 

(97) Maka mereka (Yakjuj dan Makjuj) tidak dapat mendakinya dan tidak dapat (pula) melubanginya. 

(98) Dia (Zulkarnain) berkata, “(Dinding) ini adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila janji Tuhanku sudah datang, Dia akan menghancurluluhkannya; dan janji Tuhanku itu benar.” 

(99) Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Yakjuj dan Makjuj) berbaur antara satu dengan yang lain, dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya.

  1. Disebutkan bahwa Dzulqarnain sampai di suatu tempat yang terdapat dua gunung berdampingan. 
  2. Di antara kedua gunung tersebut terdapat celah yang digunakan Ya'juj dan Ma'juj untuk masuk. 
  3. Ya'juj dan Ma'juj (disebut Gog dan Magog dalam Yahudi dan Kristen) sendiri adalah kaum yang disebutkan suka berbuat kerusakan. 
  4. Sebagian ulama menyebutkan bahwa mereka adalah keturunan Yafits bin Nuh. 
  5. Kaum yang mendapat kezaliman dari Ya'juj dan Ma'juj kemudian meminta tolong Dzulqarnain untuk membuatkan sebuah dinding pembatas di antara mereka agar Ya'juj dan Ma'juj tidak bisa keluar mengganggu mereka.

3.2 Roman Aleksander

Sebuah peta Al-Idrisi (Selatan berada diatas) menunjukkan Ya'juj dan Ma'juj ditutupi dalam pegunungan gelap dibagian kiri-bawah dari daratan Eurasia.

  1. Selain dari Al-Qur'an, kisah Dzulqarnain yang biasanya terdapat dalam literatur Islam biasanya juga mengambil sumber dari Roman Aleksander, sebuah kumpulan legenda dan tradisi penjelajahan dan kehidupan Raja Aleksander Agung. 
  2. Naskah awal dari roman berbahasa Yunani yang selamat menandakan bahwa roman tersebut disusun pada abad ketiga masehi di Iskandariyah. 
  3. Selama periode sejarah saat Roman Aleksander ditulis, sedikit yang diketahui tentang sejarah Alexander Agung yang sebenarnya karena sebagian besar sejarah penaklukannya telah dilestarikan dalam bentuk cerita rakyat dan legenda. 
  4. Baru pada masa Renaisans (1300–1600 M), sejarah sebenarnya dari Aleksander ditemukan kembali.
~

  1. Meski telah lenyap, naskah aslinya telah menjadi sumber dari sekitar delapan puluh versi berbeda yang ditulis dalam dua puluh empat bahasa berbeda. 
  2. Beberapa bagian dari roman ini memuat kisah populer seperti Aleksander yang naik ke langit, pergi ke dalam lautan, dan melakukan perjalanan ke Tanah Kegelapan untuk mencari Air Kehidupan. 
  3. Lantaran kemasyhurannya selama berabad-abad, Roman Aleksander diadopsi oleh berbagai bangsa dan kelompok yang kemudian memberi penafsiran ulang sesuai nilai dan tradisi masing-masing. 
  4. Sosok Aleksander yang dicitrakan penguasa yang sembrono atau tamak yang mengabaikan kebenaran spiritual kemudian digambarkan sebagai sosok raja penganut monotesime yang saleh dalam tradisi Yahudi.
~

  1. Roman Aleksander berbahasa Yunani kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan juga diadopsi umat Kristen menggunakan bahasa Suryani. 
  2. Versi bahasa Suryaninya, ditulis sekitar tahun 629-630 M, kemudian menyebar jauh di timur, seperti Asia Tenggara dan Tiongkok. 
  3. Versi Suryani menambahkan berapa hal yang tidak terdapat dalam versi Yunani awal, seperti Aleksander yang membangun gerbang untuk menahan Gog dan Magog (Ya'juj dan Ma'juj), kaum yang juga disebutkan dalam Alkitab (kitab suci Kristen).

3.2.1 Tradisi Islam dan Timur

  1. Lantaran Aleksander kerap dipandang sebagai orang yang sama dengan Dzulqarnain dalam Al-Qur'an, kisah Dzulqarnain dalam berbagai literatur Islam juga memasukkan bahan dari Roman Aleksander. 
  2. Dari versi bahasa Suryani, dibuatlah adaptasi roman ini dalam bahasa Arab yang berjudul Qishash Dzulqarnain dan dalam bahasa Persia dengan judul Iskandarnamah.
  3. Sebagaimana dalam tradisi Yahudi, tradisi Muslim juga melakukan penafsiran ulang terkait romansa Aleksander, seperti mengganti nama-nama dewa dengan Allah. 
  4. Sosok Aleksander, yang disamakan dengan Dzulqarnain, juga dicitrakan sebagai penyebar ajaran monoteisme.
~

  1. Beberapa kisah dalam Roman Aleksander juga menjadi bagian tak terpisahkan dengan kisah Dzulqarnain, di antaranya adalah perjalanan Dzulqarnain yang mencari Air Kehidupan. 
  2. Dalam kisah ini, Dzulqarnain biasanya disebutkan mencari air tersebut bersama Khidir, sosok yang kerap diidentikkan dengan hal ghaib dan mistis dalam tradisi Islam. 
  3. Ada juga kisah Dzulqarnain bertemu dengan malaikat yang memberinya "batu ajaib" yang beratnya lebih dari batu mana pun, tapi juga seringan debu. 
  4. Batu ajaib ini dimaksudkan untuk menegur Dzulqarnain karena ambisinya dan menunjukkan bahwa nafsu untuk menaklukkan dunia dan mencari kehidupan kekal tidak akan berakhir sampai kematiannya. 
  5. Kisah batu ajaib tidak ditemukan dalam legenda versi Kristen Suryani, tetapi ditemukan dalam tradisi Talmud Yahudi serta dalam tradisi Persia.
~

  1. Dalam versi Yaman atau Arab Selatan, Dzulqarnain bukanlah Aleksander Agung, tetapi Raja Yaman kuno. 
  2. Namun kisahnya tetap memuat bahan dari Roman Aleksander, seperti pencarian Air Kehidupan. Versi tersebut juga menyebutkan bahwa Dzulqarnain mengunjungi sebuah kastil dengan dinding kaca dan mengunjungi para Brahmana di India.
~

  1. Dunia kesusastraan Melayu Klasik melahirkan dua versi Roman Aleksander dengan nama Hikayat Iskandar Zurkarnain, yakni versi Sumatra dan versi Semenanjung. 
  2. Naskah tertua versi Sumatra kini tersimpan di Perpustakaan Universitas Leiden dengan kode naskah Or. 1970. 
  3. Aleksander Agung dikenal dengan nama Raja Iskandar dari negeri Mukadunia, anak Raja Darab, murid Aristatalis, dan memiliki penasihat Nabi Khidir. 
  4. Versi Sumatra berakhir pada kisah perkawinan Raja Iskandar dengan Putri Nuraini, sementara versi Semenanjung masih ditambahi lagi dengan cerita-cerita lain, seperti cerita perkawinan Iskandar dengan anak gadis Nabi Khidir, cerita petualangan Iskandar ke alam bawah laut, dan cerita Iskandar mencari air kehidupan.

4 Identifikasi

  1. Al-Qur'an tidak menyebutkan secara tersurat mengenai asal-usul Dzulqarnain, waktu dia hidup, atau nama-nama negeri yang dia kunjungi. 
  2. Beberapa penafsir dan sejarawan Muslim telah berusaha mengidentifikasi jati diri Dzulqarnain dengan beberapa tokoh sejarah.

4.1 Aleksander Agung

  1. Pendapat paling masyhur menyebutkan bahwa Aleksander Agung adalah Dzulqarnain yang disebutkan dalam Al-Qur'an. 
  2. Namanya biasanya dieja sebagai 'Iskandar' dalam literatur Muslim dan dia sering juga disebut dengan Iskandar Dzulqarnain. 
  3. Aleksander Agung adalah Raja Makedonia yang berkuasa pada 336–323 SM dan menjadi penguasa atas kawasan Balkan selatan, Anatolia, Syam, Iran, sebagian Asia Tengah, Mesir, dan India barat laut.
~

  1. Terdapat perbedaan pendapat terkait Aleksander dan julukan Dzulqarnain. 
  2. Ath-Thabari menyatakan bahwa Aleksander dijuluki Dzulqarnain dalam Al-Qur'an lantaran dia pergi dari satu ujung (tanduk) dunia ke ujung yang lain.
  3. Namun sangat mungkin lantaran hal ini berasal dari gambar Aleksander mengenakan tanduk dewa domba jantan Zeus-Amon yang terpatri pada koin yang digunakan di kawasan Timur Dekat pada masa Helenistik.
  4. Perjalanan Dzulqarnain ke barat sampai ke laut berlumpur hitam disebutkan memiliki kemiripan dengan "laut beracun" yang dijumpai Aleksander dalam Roman Aleksander.
~

  1. Namun sebagian penafsir Muslim menolak bahwa Aleksander adalah Dzulqarnain, seperti Ibnu Katsir, Ibnu Taimiyyah, dan Naser Makarem Syirazi.
  2. Hal ini lantaran Dzulqarnain menyembah satu Tuhan, sedangkan Aleksander jelas seorang politeisme, dan dengan bangga menyebutkan dirinya sebagai putra Ra dan putra Zeus.
  3. Di antara akademisi Barat, Brannon Wheeler berpendapat bahwa dugaan kesamaan antara Roman Aleksander dan kisah Dzulqarnain sebenarnya didasarkan pada penafsiran Al-Qur'an dan bukan dari Al-Qur'an itu sendiri.

4.2 Koresy Agung

  1. Pada masa modern, beberapa ulama berpendapat bahwa Dzulqarnain adalah Koresy Agung, Kaisar Iran yang berkuasa atas Iran, Syria, Aanatolia, India barat, dan Asia Tengah. 
  2. Dia wafat pada tahun 530 SM, atau sekitar dua abad sebelum Aleksander berkuasa. 
  3. Di kalangan Muslim, pendapat ini disuarakan pertama kali oleh Abul Kalam Azad dan semakin diterima dari waktu ke waktu.
~

  1. Koresy terkemuka, baik atas perannya sebagai negarawan maupun prajurit. Perjalanan penaklukan Koresy juga mirip dengan perjalanan Dzulqarnain, yakni ke barat, kemudian ke timur, dan ke utara. 
  2. Dia menghormati adat istiadat dan agama di tanah yang dia taklukkan, menjadi percontohan yang berhasil untuk administrasi terpusat dan pembangunan pemerintahan yang bekerja untuk kesejahteraan rakyatnya.
  3. Koresy juga terkenal karena capaiannya dalam hak asasi manusia, politik, dan strategi militer, serta pengaruhnya terhadap peradaban Timur dan Barat. 
  4. Koresy juga mengembalikan bangsa Yahudi kembali ke Palestina setelah mereka diasingkan selama beberapa tahun. 
  5. Bangsa Yahudi menghormatinya sebagai raja yang bermartabat dan adil. 
  6. Dalam satu bagian Tanakh (kitab suci Yahudi), Koresy disebut sebagai Al-Masih/ Mesiah.

4.3 Tokoh lain

  • Beberapa identifikasi atau pendapat lain mengenai kesejarahan Dzulqarnain:
  1. Raja di zaman Ibrahim
    1. Ibrahim sendiri diperkirakan hidup sekitar 2000 SM.
  2. Abdullah bin Dhahhak bin Ma'd bin Adnan. 
    1. Adnan sendiri adalah keturunan Ibrahim. 
    2. Antara Adnan dan Ibrahim terpisah empat puluh generasi atau lebih.
  3. Al-Mundzir bin Abil Qais, salah seorang Raja al-Hairah. 
    1. Ibunya adalah Ma’u as-Sama’, Mawiyah binti Auf bin Jusyam.
  4. Ash-Sha’b bin Qarn bin Hammal, juga disebut Ar-Ra'id, salah seorang Raja Himyar, sebuah kerajaan yang berpusat di Arab Selatan dan berdiri pada tahun 110 SM – 525 M.
  5. Abu Bakr Al-Himyari atau Abu Bakar bin Ifraiqisy dari daulah Al-Jumairiyah (115 SM – 552 M) dan kerajaannya disebut At-Tababi’ah.
  6. Mush'ab bin Abdullah keturunan dari Kahlal bin Saba'.

5 Pandangan

  1. Diriwayatkan Waqi dari Israil dari Jabir dari Mujahid dari Abdullah bin Amr, dia berkata: “Żulkarnain seorang nabi”, diriwayatkan al-Hafid bin Asakir dari hadits Abi Muhammad bin Abi Nasr dari Abi Ishaq bin Ibrahim bin Muhammad bin Abi Duaib, berkata Muhammad bin Hamad, bercerita Abdu Razzaq dari Muammar dari Ibnu Abi Duaib dari Muqbiri dari Abu Hurairah ia berkata: “Rasulullah bersabda: Aku tidak tahu atau tidak, aku tidak tahu khudud itu menghapus dosa pelakunya atau tidak dan aku tidak tau Żul Qarnain itu seorang nabi atau bukan, dan ini garib dari sisi ini.
~

  1. Berkata Ishaq bin Basyar dari Ustman bin as-Syaj dari Khusoif dari Ikrimah dari Ibnu Abbas berkata: “Żulkarnain adalah seorang raja yang sholeh, Allah meridhoi amalnya” dan memuji dalam kitabnya. 
  2. Dia adalah orang yang ditolong, Khidir adalah menterinya, dan disebutkan bahwa Khidir adalah pemimpin tentaranya, dia orang yang diajak bermusyawarah oleh sang raja sebagai menterinya dalam rangka memperbaiki masyarakat saat itu.
~

  1. Berkata sebagian ahli kitab, karena dia raja Persia dan Romawi, dan dikatakan: Karena dia sampai pada dua ujung matahari barat dan timur dan menguasai keduanya, dan ini menyerupai kesalahannya yaitu perkataan az-Zuhri. 
  2. Berkata Hasan al-Bashri: Dia memiliki dua jalinan rambut yang melingkar maka dinamakan Żul karnain. Berkata Ishaq bin Abdillah bin Basyar dari Abdillah bin Ziyad bin Sam’an dari Umar bin Syu'aib dari bapaknya dari kakeknya, dia berkata: Dia memanggil raja yang zalim kepada Allah kemudian memukul tanduknya, mematahkanya dan meremukkannya, maka dinamakan Żulkarnain.

Selasa, 06 Juli 2021

الكوثر‎

 


Informasi

Arti

Nikmat Yang Berlimpah

Klasifikasi

Makkiyah

Surah ke

108

Juz

Juz 30

Statistik

Jumlah ruku'

1 ruku'

Jumlah ayat

3 ayat

  • Surah Al-Kausar (bahasa Arab: الكوثر‎) adalah surah ke-108 dalam al-Qur'an. 
  • Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Al-Qur'an. 
  • Kata Al-Kausar sendiri berarti nikmat yang banyak dan diambil dari ayat pertama dari surah ini artinya karunia Allah SWT berupa telaga Al Kautsar bagi orang-orang penghuni surga. 
  • Pokok isi surah ini adalah perintah melaksanakan salat dan berkorban karena Allah memberikan banyak kenikmatan untuk untuk mereka yang beriman sedangkan para orang kafir pembenci Nabi SAW yang mengatakan keturunan Nabi terputus karena semua putranya wafat maka sesungguhnya merekalah yang terputus. 
  • (Lihat Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al Azhar).

1 Ayat dan Terjemahan

Surah Al-Kautsar
بِسْــــــــــــــــــــمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِـــــــــــــــــــــــيمِ
(1) Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ Aya-1.png
(2) Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri pada Allah).فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ Aya-2.png
(3) Sungguh, orang-orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah).إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ Aya-3.png
—"Surah Al-Kautsar" Quran.com

2 Hubungan surah Al-Kautsar dengan surah Al-Kafirun

  • Dalam surah Al-Kautsar Allah memerintahkan agar memperhambakan diri kepada Allah, sedang dalam surah Al-Kafirun perintah tersebut ditandaskan lagi.

Senin, 05 Juli 2021

لوط

 

Tempat peristirahatan

Bani Na'im, Palestina

Tempat tinggal

· Mesopotamia

· Syam

Nama lain

Lot

Gelar

· Nabi dan Rasul

· alaihi s-salam (keselamatan atasnya)

Orang tua

Haran

Kerabat

· Azar (kakek)

· Ibrahim (paman)

· Ismail (sepupu)

· Ishaq (sepupu)

  • LutLuth, atau Lot (bahasa Arabلوطtranslit. Lūth‎; Ibraniלוֹט) adalah tokoh dalam Al-Qur'an, Alkitab, dan Tanakh. 
  • Dalam Islam, dia adalah rasul yang diutus kepada kaum Sodom dan Gomorrah.
  • Kisahnya kerap dijadikan landasan pelarangan perbuatan homoseksual dalam agama Abrahamik.

1 Ayat

"Dan (ingatlah) ketika Luth berkata kepada kaumnya, 'Kamu benar-benar melakukan perbuatan yang sangat keji yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun dari umat-umat sebelum kamu. Apakah pantas kamu mendatangi laki-laki, menyamun, dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?'"

— Al-'Ankabut (29): 28-29

"Tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja, sebab orang benar ini tinggal di tengah-tengah mereka dan setiap hari melihat dan mendengar perbuatan-perbuatan mereka yang jahat itu, sehingga jiwanya yang benar itu tersiksa."

— 2 Petrus 2: 7-8

2 Kisah

  • Nama Luth disebutkan 27 kali dalam Al-Qur'an dan kisahnya disebutkan pada surah 
    1. Al-A'raf (07): 80-84, 
    2. Hud (11): 69-83, 
    3. Al-Hijr (15): 51-77, 
    4. Asy-Syu'ara' (26): 160-175, 
    5. An-Naml (27): 54-58, 
    6. Al-'Ankabut (29): 28-35, 
    7. Ash-Shaffat (37): 133-138, 
    8. Adz-Dzariyat (51): 31-37, 
    9. dan Al-Qamar (54): 33-40. 
  • Dalam Tanakh (kitab suci Yahudi) dan Alkitab (kitab suci Kristen), kisah Luth (disebut Lot dalam Yahudi dan Kristen) disebutkan dalam Kitab Kejadian bersama Ibrahim.

2.1 Latar belakang

  • Al-Qur'an tidak menjelaskan mengenai latar belakang Luth. 
  • Dalam Alkitab disebutkan bahwa Luth adalah keponakan Ibrahim. 
  • Ayahnya bernama Haran, saudara Ibrahim. 
  • Silsilahnya adalah Luth bin Haran bin Azar atau Terah.
  • Ibnu Katsir juga menyebutkan silsilah Luth seperti itu dalam kitabnya.
~

  • Sebagaimana Ibrahim, Luth awalnya hidup di Iraq. 
  • Disebutkan dalam Alkitab bahwa Haran telah meninggal di Iraq saat Azar masih hidup. 
  • Luth termasuk orang yang membenarkan dan mengikuti dakwah Ibrahim saat masih di Iraq. 
  • Luth juga ikut hijrah ke Syam bersama rombongan Ibrahim dan pengikutnya.

2.2 Berpisah dengan Ibrahim

  • Dalam sumber Alkitab dijelaskan bahwa kekeringan melanda Syam sehingga rombongan Ibrahim pergi ke Mesir selama beberapa waktu. 
  • Setelah mereka kembali lagi ke Syam, terjadi perselisihan antara para penggembela yang bekerja untuk Ibrahim dengan yang bekerja untuk Luth. 
  • Hal ini lantaran tempat kediaman mereka tidak cukup luas untuk mereka berdua yang memiliki harta dan hewan ternak melimpah. 
  • Luth kemudian memilih pindah ke kota-kota di kawasan lembah Yordania dan berkemah di dekat Sodom. 
  • Ibrahim sendiri kemudian pindah di dekat Hebron. 
  • Beberapa tafsiran Alkitab menyebutkan bahwa dalam memilih tempat baru, Luth dipandang lebih mementingkan keuntungan pribadi. 
  • Hal ini karena dia memilih menetap di dekat Sodom hanya karena daerah tersebut adalah tempat yang subur, tanpa mempedulikan penduduknya yang suka berbuat jahat.
  • Al-Qur'an tidak menjelaskan mengenai perpisahan Ibrahim dan Luth, tetapi disebutkan bahwa Allah memang mengutus Luth pada kaum Sodom untuk berdakwah.
~

  • Sumber Alkitab juga menyebutkan bahwa kawasan lembah Yordania kemudian memberontak melawan pemerintahan Elam yang saat itu dipimpin Raja Kedorlaomer. 
  • Pasukan Elam kemudian menyerang kota-kota di lembah Yordania dan menawan banyak orang, termasuk Luth dan keluarganya. 
  • Kejadian ini dikenal dengan Pertempuran Siddim. 
  • Ibrahim yang mengetahui kejadian tersebut kemudian menghimpun 318 budak terlatih dan mengejar pasukan Elam, mengalahkan mereka di daerah Hoba yang terletak di sebelah utara Damaskus, dan kemudian berhasil membebaskan Luth.
  • Kisah ini tidak terdapat dalam Al-Qur'an.

2.3 Dakwah

  • Disebutkan bahwa penduduk Sodom melakukan perbuatan homoseksual antara sesama lelaki, biasa melakukan perampokan, melakukan berbagai kemungkaran di tempat pertemuan mereka, dan tidak ada yang mau mencegah kemungkaran tersebut.
  • Luth mendakwahi agar mereka bertakwa kepada Allah. 
  • Dia menegaskan tidak meminta upah atas seruannya.
  • Luth mengecam tindakan kaum Sodom ini sudah melampaui batas dan menyatakan bahwa perbuatan mereka ini tidak pernah dilakukan orang lain sebelumnya.
~

  • Mendapat peringatan Luth, kaum Sodom memberikan penolakan. 
  • Mereka mengatakan kalau Luth hanyalah orang yang berpura-pura suci dan mengancam akan mengusirnya.
  • Penduduk Sodom juga melarang keras Luth untuk memberi perlindungan pada orang-orang yang akan mereka rampok atau perkosa.
  • Lebih jauh, mereka juga meminta agar Luth segera mendatangkan azab yang dia ancamkan selama ini.
  • Mendapat penentangan kaumnya, Luth memohon kepada Allah,

"Ya Tuhanku, tolonglah aku atas golongan yang berbuat kerusakan itu."

— Al-'Ankabut (29): 30

  • Alkitab tidak menjelaskan mengenai seruan dan dakwah Luth pada kaum Sodom dan hanya memberikan keterangan bahwa penduduk Sodom sangat jahat dan berdosa kepada Tuhan.

2.4 Tamu Ibrahim

  • Suatu hari Ibrahim kedatangan beberapa tamu. 
  • Ibrahim dan keluarganya menyajikan daging sapi panggang, tetapi para tamu tersebut tidak menyentuh hidangan tersebut. 
  • Ibrahim merasa ketakutan akan tingkah mereka yang tidak lazim, tetapi para tamu tersebut menjelaskan bahwa mereka sebenarnya adalah malaikat yang diutus untuk mengantarkan kabar bahwa Ibrahim dan Sarah akan dikaruniai putra bernama Ishaq.
  • Dalam Alkitab disebutkan bahwa para tamu Ibrahim berjumlah tiga. 
  • Versi Alkitab juga menyebutkan bahwa para tamu tersebut menyantap hidangan yang disuguhkan Ibrahim.
~

  • Setelah mengantarkan kabar mengenai kelahiran putra, para tamu tersebut menjelaskan bahwa mereka juga diutus untuk menghancurkan kaum Sodom dan Gomora sehingga terjadi tanya jawab antara mereka dengan Ibrahim. 
  • Alkitab menjabarkan tanya jawab tersebut bahwa saat para tamu tersebut beranjak pergi hendak menghancurkan kaum Sodom, Ibrahim menyela dan bertanya, "Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu?" 
  • Tuhan (melalui para malaikat itu) menjawab bahwa Dia tidak akan menghancurkan kota tersebut jika ada lima puluh orang benar. 
  • Ibrahim melanjutkan pertanyaannya sampai hitungan bila ada sepuluh orang benar di sana. 
  • Tuhan menjawab bahwa kota tersebut tidak dihancurkan jika masih ada sepuluh orang benar.
~

  • Dalam Al-Qur'an, Ibrahim mengkhawatirkan nasib Luth yang juga ada di kota tersebut. 
  • Para malaikat tersebut menyatakan bahwa Luth akan diselamatkan.
  • Tanya jawab antara Ibrahim dan para malaikat menggambarkan bahwa Ibrahim tidak tega bahwa kaum Sodom akan dihancurkan dan Al-Qur'an menyebut Ibrahim sebagai pribadi yang penyantun dan lembut hati. 
  • Meski demikian, para malaikat kemudian meminta menghentikan tanya jawab tersebut lantaran kaum Sodom sudah mendapat ketetapan Tuhan dan mereka akan ditimpa azab yang tidak dapat ditolak.

2.5 Tamu Luth

  • Setelahnya, para malaikat tersebut datang ke Sodom dalam wujud lelaki rupawan. 
  • Mengetahui kedatangan mereka, Luth merasa susah dan mengatakan, "Ini adalah hari yang amat sulit." 
  • Hal ini karena ditakutkan penduduk Sodom akan menculik dan memerkosa para tamu tersebut.
~

  • Beberapa ulama memberikan keterangan tambahan terkait permasalahan ini yang tidak terdapat dalam Al-Qur'an. 
  • As-Suddy menjelaskan bahwa para tamu tersebut tiba di Sodom pada pertengahan hari. 
  • Tatkala sampai di sungai, mereka bertemu dua anak perempuan Luth yang sedang mengambil air untuk kebutuhan keluarga. 
  • Disebutkan putri sulung Luth bernama Ritsa, sedangkan yang bungsu bernama Daghutsa (Ra'ziya menurut Ath-Thabari). 
  • Saat para tamu tersebut bertanya mengenai tempat yang bisa dijadikan persinggahan, anak perempuan Luth meminta mereka untuk menunggu terlebih dulu, sementara mereka masuk ke kota dan membicarakan hal ini kepada ayah mereka. 
  • Setelahnya, anak-anak perempuan Luth meminta ayahnya untuk menerima mereka karena bila tidak, ditakutkan penduduk Sodom yang akan menjamu mereka dan jelas para tamu tersebut akan diperlakukan tidak senonoh setelahnya. 
  • Luth sepakat dan para tamu tersebut dijamu secara diam-diam di kediamannya.
~

  • Qatadah menjabarkan bahwa para tamu tersebut menemui Luth saat di ladang tempatnya bekerja. 
  • Para tamu tersebut meminta dijamu dan Luth awalnya menolak dan menyatakan bahwa kaumnya adalah penduduk paling keji di muka bumi. 
  • Luth mengatakan tersebut sampai empat kali. 
  • Qatadah menyatakan bahwa sesungguhnya para malaikat tersebut telah diperintahkan agar tidak membinasakan kampung tersebut sampai nabi mereka memberikan persaksian akan kejahatan yang mereka lakukan.
~

  • Alkitab menyebutkan bahwa tamu yang datang ke Sodom jumlahnya dua orang. 
  • Saat itu Luth duduk-duduk di gerbang Sodom dan saat melihat mereka, Luth langsung bangkit dan memberikan sujud penghormatan seraya meminta mereka menginap di rumahnya. 
  • Para tamu tersebut awalnya menolak karena hendak bermalam di tanah lapang, tetapi Luth memaksa sehingga mereka mau menginap di rumahnya.
~

  • Meski demikian, istri Luth kemudian membocorkan kehadiran para tamu tersebut kepada penduduk Sodom. 
  • Baik Al-Qur'an maupun Alkitab tidak menyebutkan namanya. 
  • Ada ulama yang berpendapat bahwa istri Luth bernama Walahah.
  • Dalam Midrash disebutkan bahwa namanya adalah Edith.
  • Dalam Legenda Bangsa Yahudi disebutkan saat para tamu tersebut datang ke rumah, Luth meminta istrinya untuk menyiapkan jamuan untuk mereka. 
  • Namun karena tidak memiliki cukup garam, istri Luth kemudian meminta pada tetangganya. 
  • Saat tetangganya menanyakan alasan istri Luth tidak mengisi sendiri persediaan garamnya saat siang, istri Luth menjawab bahwa sebenarnya dia memiliki persediaan garam yang cukup untuk keluarganya, tetapi dia membutuhkan lebih karena kedatangan tamu.
~

  • Kabar mengenai kehadiran tamu tersebut kemudian menyebar, mendorong para laki-laki kaum Sodom berbondong-bondong mendatangi kediaman Luth dan meminta menyerahkan tamu-tamu tersebut. 
  • Luth kemudian keluar dan menutup pintu di belakangnya, meminta para penduduk untuk tidak berbuat jahat kepada para tamu tersebut. 
  • Dalam keadaan sangat terdesak, Luth menawarkan putri-putrinya kepada mereka, tetapi para penduduk tersebut menolak karena tidak tertarik dengan perempuan dan menginginkan agar tamu-tamu Luth segera diserahkan kepada mereka. 
  • Luth juga berandai-andai kalau dia memiliki kekuatan atau dapat berlindung kepada keluarga yang kuat.

2.6 Kehancuran

  • Tamu-tamu tersebut lantas menarik Luth masuk ke dalam rumah dan membutakan mata para penduduk tersebut, kemudian mengatakan bahwa mereka adalah utusan Allah yang diperintahkan menghancurkan kaum Sodom. 
  • Para tamu tersebut memerintahkan Luth dan keluarganya untuk segera keluar dari kota tersebut karena kaumnya akan ditimpa azab pada waktu subuh yang sebentar lagi akan datang.
~

  • Alkitab memberikan keterangan bahwa setelahnya, Luth mengajak dua calon menantunya untuk pergi karena Sodom akan dihancurkan, tapi mereka hanya menganggap Luth bergurau. 
  • Setelahnya Luth bersama istri dan kedua putrinya diperintahkan untuk berlindung ke pegunungan karena seluruh kawasan lembah Yordania akan dihancurkan. 
  • Luth meminta belas kasihan pada para malaikat tersebut agar dia bisa berlindung di kota kecil di dekat Sodom karena dia tidak akan sempat jika harus lari sampai ke pegunungan.
  • Sumber dari Al-Qur'an dan Alkitab juga menjelaskan bahwa para malaikat memberi peringatan pada Luth dan keluarganya untuk jangan menoleh ke belakang.
~

  • Sumber Al-Qur'an dan Alkitab menyebutkan bahwa setelahnya, tempat tinggal kaum Luth dijungkirbalikkan, juga dihujani belerang dan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi.
  • Sumber non-Qur'an menjelaskan bahwa malaikat mengangkat negeri itu sampai ke awan. 
  • Saat terdengar kokok ayam dan lolongan anjing, maka negeri itu dibalikkan dan dijatuhkan.

Luth keluar dari kota bersama keluarganya. Istrinya dijatuhi batu.

  • Baik Al-Qur'an dan Alkitab menjelaskan bahwa istri Luth termasuk orang yang binasa dalam kejadian tersebut. 
  • Al-Qur'an sendiri tidak merincikan mengenai keadaan istri Luth saat binasa dan terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hal ini. 
  • Sebagian berpendapat bahwa istri Luth sejak awal memang tidak diajak Luth keluar Sodom dan perintah untuk "jangan menoleh ke belakang" ini ditafsirkan sebagai tertinggal. 
  • Maknanya adalah bahwa saat keluar dari Sodom, Luth diperintahkan untuk jangan meninggalkan keluarganya, kecuali istrinya.
  • Pendapat lain menyatakan bahwa istri Luth memang ikut bersama Luth saat keluar Sodom. 
  • Namun saat azab tiba, dia menoleh ke belakang dan berkata, "Duhai kaumku," dan sebongkah batu tiba-tiba jatuh di atas kepalanya, karena dia masih memeluk agama kaumnya dan membocorkan mengenai keberadaan tamu-tamu Luth kepada penduduk Sodom.
  • Al-Qur'an menjadikan istri Nuh dan istri Luth sebagai percontohan dari orang kafir. 
  • Keduanya hidup dalam pengawasan orang saleh yang merupakan suami mereka sendiri, tetapi mereka justru berkhianat, dan suami mereka tidak dapat menolong keduanya dari azab Allah.
~

  • Alkitab menyebutkan bahwa saat Sodom dihancurkan, istri Luth ikut bersama Luth keluar Sodom, tetapi dia menoleh ke belakang dan dia berubah menjadi tiang garam. 
  • Penafsir Alkitab menyebutkan bahwa istri Luth tidak menganggap serius peringatan para malaikat tersebut dan hatinya masih terikat dengan kesenangan-kesenangan di Sodom.
  • Legenda Bangsa Yahudi menyebutkan bahwa istri Luth menoleh ke belakang karena rasa keibuannya untuk memastikan putrinya menyusulnya. 
  • Dia diubah menjadi tiang garam karena dia berdosa lantaran garam, yakni membocorkan kehadiran para tamu tersebut saat meminta garam pada tetangganya.

2.7 Luth dan kedua putrinya

  • Dalam Alkitab disebutkan bahwa setelah selamat, Luth dan kedua putrinya tinggal di gua di sebuah pegunungan. 
  • Putri sulung Luth mengatakan pada adiknya bahwa tidak ada laki-laki yang akan mau menghampiri mereka, jadi dia mengusulkan untuk menyambung keturunan dengan ayah mereka. 
  • Saat malam, mereka memberikan Luth minuman anggur hingga mabuk, kemudian putri tertuanya berhubungan seksual dengannya. 
  • Malam berikutnya, mereka kembali membuat Luth mabuk dan kini putri Luth yang muda yang berhubungan seksual dengan ayahnya. 
  • Masing-masing mereka kemudian melahirkan seorang putra yang menjadi moyang bangsa Moab dan Bani Amon.
~

  • Al-Qur'an tidak memuat kisah Luth yang berhubungan seksual dengan kedua putrinya. 
  • Ibnu Asakir menyebutkan bahwa ada yang mengatakan bahwa salah satu putri Luth adalah ibu atau nenek Syu'aib.

3 Kedudukan

3.1 Islam

  • Luth termasuk salah satu nabi dan rasul dalam Islam. 
  • Sebagaimana para nabi pada umumnya, Luth juga menjadi percontohan bagi orang saleh. 
  • Kisahnya dalam Al-Qur'an juga sangat menonjolkan perannya sebagai rasul, yakni dakwahnya agar kaumnya bertakwa kepada Allah dan kembali ke jalan yang benar. 
  • Al-Qur'an menyebutkan bahwa Luth (dan beberapa nabi yang lain) dilebihkan derajatnya di atas umat yang lain, sosok pilihan Allah, dan dianugerahi petunjuk ke jalan yang lurus.

3.2 Yahudi

  • Luth tidak dipandang sebagai nabi dalam Yahudi dan seruan dakwahnya pada penduduk Sodom juga tidak terdapat dalam Tanakh. 
  • Dalam Legenda Bangsa Yahudi disebutkan bahwa moral Luth sendiri dipertanyakan karena dia tidak menjaga kehormatan putri-putrinya dengan mencoba menyerahkan mereka pada penduduk Sodom.

3.3 Kristen

  • Luth disebut sebagai orang benar yang tersiksa lantaran hidup di tengah-tengah penduduk yang jahat.
  • Meski demikian, Luth bukanlah nabi. Kepergiannya menuju Sodom tidak untuk berdakwah sebagaimana sudut pandang Islam, dan memang tidak disebutkan mengenai dakwah Luth dalam Alkitab, tetapi pertimbangan materi lantaran kawasan Lembah Yordania memiliki tanah yang subur sehingga menjadi tempat yang cocok bagi penggembala sepertinya. 
  • Luth dipandang lebih mementingkan keuntungan pribadi tanpa mempedulikan penduduknya yang suka berbuat jahat, sehingga dia dan keluarganya tertimpa kesulitan di kemudian hari karena pilihannya.

4 Putri-putri Luth

  • Dalam Al-Quran disebutkan bahwa saat penduduk Sodom memaksa Luth untuk menyerahkan tamu-tamunya, Luth menawarkan putri-putrinya sebagai gantinya.

"Luth berkata, 'Wahai kaumku, inilah putri-putriku, mereka lebih suci bagimu.'" 

— Hud (11): 78

"Dia (Luth) berkata, 'Mereka itulah putri-putriku, jika kamu hendak berbuat.'" 

— Al-Hijr (15): 71

  • Kejadian ini juga tercantum dalam Alkitab. 
  • Luth berkata pada para penduduk Sodom yang berusaha menculik para tamu tersebut,

"Kamu tahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum pernah dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa ke luar kepadamu, perbuatlah kepada mereka seperti yang kamu pandang baik." 

— Kejadian 19: 8

  • Sebagian ulama menjelaskan bahwa makna "putri" di sini adalah kiasan dan tidak merujuk pada anak perempuan Luth, tetapi para perempuan Sodom. 
  • Dalam Islam, Luth adalah seorang nabi sehingga dia adalah ayah bagi kaumnya, seperti yang disebutkan dalam sebuah hadits bahwa Nabi Muhammad adalah ayah bagi kaumnya dan disebutkan dalam Al-Qur'an bahwa istri-istri Nabi seperti ibu bagi orang-orang beriman. 
  • Dengan demikian, Luth meminta para laki-laki tersebut untuk mendatangi para perempuan Sodom, yang dikiaskan sebagai putri-putri Luth, bila hendak melakukan hubungan seksual. 
  • Hal ini sejalan dengan ayat Al-Qur'an yang mengisahkan celaan Luth saat berdakwah dan mempertanyakan para laki-laki Sodom yang mendatangi sesama lelaki, bukan perempuan.
~

  • Ulama lain menjelaskan bahwa memang yang dimaksud dengan perkataan Luth tersebut adalah anak perempuan kandungnya. 
  • Maknanya adalah Luth bermaksud menikahkan putri-putrinya dengan tokoh setempat. 
  • Diharapkan pernikahan tersebut dapat membuat tokoh-tokoh tadi dapat mempengaruhi dan mencegah yang lain.
~

  • Sumber Yahudi dan Kristen pada umumnya memandang bahwa Luth memang secara harfiah berusaha menawarkan anak-anak perempuan kandungnya. 
  • Sebagian tafsiran Alkitab menyebutkan bahwa sangat mungkin Luth melakukan hal tersebut untuk mengulur waktu.
  • Pendapat lain menyatakan bahwa hal tersebut murni karena kekeliruan dan kesalahan Luth. 
  • Luth melakukan hal tersebut karena dipandang baik menurut sudut pandang pribadinya, tanpa mempedulikan sudut pandang Tuhan.
  • Legenda Bangsa Yahudi menyebutkan bahwa memang moral Luth dipertanyakan terkait masalah ini.

5 Makam

  • Dipercaya bahwa makam Luth terdapat di Bani Na'im, Palestina. 
  • Makam tersebut terdapat di dalam masjid yang berada di tengah kota. 
  • Bani Na'im telah diasosiasikan dengan Luth sejak sebelum Islam, sebagaimana disebutkan dalam karya Hieronimus pada abad ke-4 M yang menyebutkan bahwa makam tersebut berada di kota bernama Capharbaricha, yang tampaknya merupakan nama lama dari Bani Na'im.